Kisah Kesuksesan Makanan Cepat Saji McDonald
Dikisahkan pada awal film bahwa Ray Krocyang bekerja sebagai salesman mesin milkshake keliling yang hidupnya bisa dibilang monoton dan tanda kesuksesan tak menghampiri dirinya. Hingg suatu hari, dirinya menemukan sesuatu yang luar biasa di San Bernardino, California. Sebuah restoran kecil milik dua bersaudara, Mac dan Dick McDonald, yang punya sistem penyajian makanan cepat saji revolusioner, cepat, efisien, dan bersih.
Terkesima dengan konsep itu, Ray melihat lebih dari sekedar bisnis kecil. Ray melihat sebuah peluang yang bisa mengubah cara dunia makan. Dengan kelihaian berbicara dan ambisi yang tak mengenal batas, Ray memulai kerja sama dengan keluarga McDonald. Namun seiring waktu, dirinya bertolak belakang dengan Mac dan Dick yang kolot dan tak mau melakukan inovasi. Ray dengan cerdik dan bisa dibilang licik mulai mengubah visi, mencuri kendali, dan perlahan menghapus nama asli di balik ide besar itu.
The Founder bukan sekadar film tentang makanan cepat saji. Film ini adalah potret kelahiran kapitalisme modern dalam penjualan makanan cepat saji. Idealisme dikorbankan demi ekspansi, dan integritas kalah oleh ambisi. Michael Keaton menampilkan performa menakjubkan sebagai Ray Kroc, seorang pria yang tidak jahat, tapi juga tidak baik.
Sutradara John Lee Hancock membungkus kisah ini dengan gaya yang halus tapi menusuk. Setiap adegan menunjukkan bagaimana inovasi bisa berubah menjadi pengkhianatan dalam sekejap mata. Film ini mengajarkan bahwa tidak semua kisah sukses diciptakan oleh pemenang sejati. Kadang, pemenangnya hanyalah orang yang paling gigih merebut ide orang lain dan memanggilnya miliknya sendiri.
Secara keseluruhan, kisah sukses McDonald tidak sama dengan beberapa film lain yang mengisahkan penciptaan sukses. Film ini justru seakan membuka aib seorang sukses dan juga kisah pencapaiannya. Ironi bagi sang penemu namun kesuksesan bagi pemenang yang ambisius dan juga bisa dibilang serakah.
Nilai: 7.5/10
review oleh: Jonathan Ricky