Halkawt Mustafa sutradara asal etnis Turki mencuri perhatian dalam Festival Film Internasional Venezia 2026. Halkawt membesut film berjudul No Paradise If You Killed by a Women. Film ini mengisahkan Peshmerga/Tentara Kurdi yang berperang pada periode melawan ISIS.
Film ini mengisahkan seorang penembak jitu wanita asal Kurdi yang tergabung dalam Peshmerga yang melawan ISIS saat bertempur di Mosul, Irak. Mengisahkan sang penembak jitu wanita yang ingin menyelamatkan adiknya yang terjebak dalam perang di Mosul melawan ISIS. Judul film ini merujuk pada dogma kelompok militan ISIS yang merasa hina apabila dibunuh/tewas di tangan perempuan.
Sebagai informasi, perang ISIS terjadi di kurun waktu tahun 2013 hingga 2017. Awalnya kelompok ini menjadi lawan dari rezim Bashar Al-Assad yang terkena efek domino Revolusi Musim Semi di Timur Tengah dan Afrika Utara. Namun kelompok ISIS menjadi kuat dengan legiun asing dengan dogma yang dipercayainya. Dunia sempat terhentak ketika kelompok ini berhasil menguasai sebagian besar wilayah Irak dan berhasil merebut Kota Mosul di Irak.
Ketika ISIS menguasai Wilayah Irak dan Suriah, etnis Kurdi dan Yazidi paling merasakan dampak dari kekejaman ISIS. Namun etnis Kurdi memilih melawan lewat kekuatan bersenjata yang sering disebut Peshmerga yang mempunyai wilayah otonom di Irak. Peshmerga dianggap kekuatan yang paling berani dan efektif melawan ISIS saat itu. Salah-satunya lewat berkontribusi merebut kembali Mosul dan juga sebelumnya berhasil merebut Kota Kobani dari tangan ISIS.
Film No Paradise If You Killed by a Women tayang perdana di kurun waktu 2-7 September dalam Venezia Internasional Film Festival. Meski mencuri perhatian dalam festival ini, namun film ini tidaklah didaftarkan dalam kompetisi utama festival. Film ini hanya menjadikan ajang festival sebagai wadah untuk penayangan perdana.