Kehancuran dan Akhir Nasib Dari Pablo Escobar
Season 2 Narcos merupakan kisah perjalanan panjang Pablo dan Kartel nya yang menyatakan perang dengan Pemerintah Kolombia dan AS. Terlebih ketika Pemerintah Kolombia membuat perjanjian khusus kalau gembong Kartel Narkoba bisa di extradisi ke AS.Â
Dari sosok yang paling berkuasa, Pablo menjadi buronan dan tak lagi berani untuk tampil di depan umum karena statusnya sudah menjadi buronan. Untuk membuat pemerintah bernegoisasi, Pablo melakukan segala cara dengan teror dan pembunuhan. Bahkan hingga melakukan aksi terorisme seperti melakukan pengeboman sebagai senjatanya untuk membuat pemerintah bernegoisasi.
Narcos Season 2 adalah sebuah penggambaran apik dan menariknya kisah ini tak membuat tokoh protagonist hadir sebagai sosok yang suci. Digambarkan bahwa para agen DEA yang memburu Pablo Cs juga kehilangan akal untuk menangkap Pablo. Sehingga upaya-upaya kotor dilakukan. Bahkan bekerja-sama secara tidak langsung dengan kartel Narkoba lain untuk menangkap Pablo.
Pada Episode-Episode akhir ini, menjadi kelebihan dari Narcos Season 2. Bagaimana selama ini kisah dalam film atau serial yang pernah mengisahkan Pablo Escobar hanya dari sisi kejayaan dan kekejamannya. Namun, di serial ini penggambaran Pablo yang putus asa, sendirian, hingga kehabisan logistik menjadi sajian utama.
Kisah perang brutal melawan narkoba di Kolombia dengan fokus yang jauh lebih tajam dan intim. Jika musim pertama menceritakan kebangkitan dan kejayaan sepuluh tahun Pablo Escobar, musim kedua menyajikan 18 bulan terakhir kehidupan sang pemimpin kartel menuju kejatuhannya yang tragis dan berdarah.
Wagner Moura lagi-lagi makin memperlihatkan akting yang begitu solid di musim ke-2. Sisi frustasi Pablo Escobar mampu diterjemahkan begitu baik di mata penonton. Kontras akting kejayaan Pablo di musim pertama begitu terasa di musim kedua yang menggambarkan Pablo tak berdaya. Semuanya berkat akting brilian Wagner Moura.
Kualitas Narcos musim ke-2 terasa jauh lebih menegangkan dibandingkan musim pertama. Rentang waktu yang menyempit menjadi 18 bulan membuat tempo penceritaan terasa jauh lebih konsisten dan menegangkan. Setiap episode terasa seperti perlombaan melawan waktu di mana ruang gerak Escobar kian menyempit dari hari ke hari.
Pada akhirnya, Narcos musim ke-2 berhasil menyajikan penutup yang megah, emosional, dan berdarah bagi era Pablo Escobar. Dengan memperlihatkan runtuhnya imperium kejahatan secara perlahan namun pasti, musim ini tidak hanya menegaskan kepiawaian Wagner Moura dalam membawakan karakter sang gembong narkoba, tetapi juga membuktikan bahwa kejatuhan sebuah raksasa kriminal bisa disajikan jauh lebih dramatis, mencekam, dan membekas daripada masa kejayaannya.
Skor: 8.5/10 Bintang
review oleh: John Tirayoh