Setelah baru-baru ini kisah Michael Jackson dibuat ke layar lebar, maka kali ini adalah grup band rock asal Jerman Scorpions yang menjadi film biopik. Kisahnya adalah perjalanan para anggota band hingga sukses dan sampai pada suasana emosional saat tembok berlin runtuh dan penciptaan lagu berjudul Wind of Change.
Layaknya film biografi film ini akan memulai perjalanan dari 3 sahabat generasi pertama dari kekalahan Jerman di perang dunia ke-2. Memori para orang-tua mereka yang merasakan perang dunia ke-2. Tiga sahabat yang mempunyai kecintaan musik akhirnya membentuk band berjudul Scorpions. Mereka yang hidup setelah pasca perang mencoba menjadi band yang mampu menembus pasar internasional di Jerman Barat.
Sebagai informasi, Jerman setelah kekalahan perang dunia ke-2 dibagi menjadi dua negara. Jerman Barat yang mengikuti kebijakan kekuatan Blok Barat yang dipimpin AS, sementara Jerman Timur menjadi negara yang berhaluan komunis mengikuti Uni Soviet.
Band Scorpions menjadi berkembang di tengah era perang dingin yang berlangsung. lagu-lagu hits mereka ciptakan dan mampu menembus pasar internasional.
Menariknya, film yang disutradarai oleh Alec Ranarivelo tak hanya mengisahkan internal band. Kebetulan, band Scorpions mengalami masa ketika Jerman bersatu ketika tembok berlin diruntuhkan pada akhir tahun 80-an.
Nuansa emosional tercipta ketika lagu mereka berjudul Wind of Change seakan menjadi soundtrack runtuhnya tembok Berlin dan juga runtuhnya Blok Timur Uni Soviet.
Rencananya film ini secara global akan tayang pada 28 Januari 2027. Semoga bioskop Indonesia dapat menayangkan film ini untuk memenuhi keinginan fans dari grup band Scorpions.