Film Solata besutan Ichwan Persada dalam Festival Film Bulgaria disambut meriah oleh para penonton masyarakat Bulgaria dalam ajang Festival film tersebut. Solata diputar pada Selasa (27/1) waktu setempat.
Film yang mengisahkan pendidikan di pelosok ini, bahkan dihadiri oleh 7 Duta Besar dan 14 Diplomat. Hal ini tentunya menjadi sebuah kebanggaan bagi perfilman nasional.
Antusias masyarakat Bulgaria dalam menyaksikan film ini terbukti dengan terisi penuh bangku penonton ketika film ini berlangsung. Film Solata mendapatkan apresiasi tepuk tangan meriah meriah ketika film berakhir.
Film Solata memang menjadi wakil Indonesia dalam Festival Film di Bulgaria yang disebut dengan nama Festival Menar Sofia. Festival film ini menampilkan film-film dari berbagai belahan dunia, mencakup film asal Timur Tengah, Asia Tengah, hingga Afrika Utara.
Antusias masyarakat Bulgaria dalam menyaksikan film ini terbukti dengan terisi penuh bangku penonton ketika film ini berlangsung. Film Solata mendapatkan apresiasi tepuk tangan meriah ketika film berakhir.
Sutradara Ichwan Persada tak bisa meyembunyikan antusiasnya atas pemutaran film ini di Bulgaria. Kami sangat senang ternyata film SOLATA bisa diapresiasi lebih baik di luar negeri dibanding di negerinya sendiri.” Ucap Pria asal Makassar tersebut.
Ichwan Persada juga mengucapkan,”Sangat berterima kasih dengan dukungan penuh yang diberikan KBRI Sofia yang ingin mempromosikan film SOLATA ke beberapa festival sekaligus.”
Solata Dapat Dukungan Penuh KBRI di Sofia, Bulgaria.
Film Solata Dapat Dukungan Penuh KBRI Sofia, di Bulgaria
Film ini juga didukung penuh oleh Kedutaan Besar Indonesia di Bulgaria. Dalam rilis pers, Kedutaan Besar Indonesia untuk Bulgaria yang bertempat di Sofia, mengatakan mendukung penuh untuk pemutaran Film Solata.
Dalam sambutan pembuka, Duta Besar Republik Indonesia untuk Bulgaria, Listiana Operananta, menyampaikan bahwa Solata mengangkat kisah persahabatan anak-anak dari latar belakang budaya, agama, dan sosial yang berbeda, yang saling mendukung untuk tumbuh dan maju bersama.
“Film ini menyampaikan pesan universal tentang persahabatan, solidaritas, dan harapan—nilai- nilai yang juga mencerminkan Indonesia sebagai bangsa yang majemuk,” ujar Dubes Listi.
Film Solata berkisah mengenai seorang guru yang mengabdikan diri untuk mengajar di daerah Olon, Toraja yang masuk wilayah pelosok/terpencil di Indonesia. Dibintangi oleh Rendy Kjaernett, Rachel Natasya, serta bintang-bintang cilik berbakat.
Foto: Copyright Rumah Produksi Film Solata & KBRI Sofia, Bulgaria