Akhirnya Indonesia Juga Punya Zombie
Tokoh Ningsih menjadi pembuka ketika zombie/mayat hidup muncul dari sebuah mobil yang membabat para masyarakat yang sedang dalam acara di Desa Wanirejo. Lalu muncul keluarga Pak Sadimin yang penuh konflik dan menjadi pemeran-pemeran utama dalam film ini.
Pak Sadimin, Kenes, Karina, Bambang, Rudi, hingga bocah cilik Raihan. Tak lupa Rahman seorang Polisi yang merupakan kekasih dari Ningsih. Dari drama konflik keluarga yang hadir di keluarga Pak Sadimin, mulai lah zombie bermunculan.
Masih memakai formula pada umumnya, zombie gigit kiri kanan mencari mangsa para manusia sehat, lalu menyebar ke seantero desa yang tenang dan damai. Tokoh-tokoh di atas tersebut akhirnya berusaha mencari jalan bagaimana selamat dari serangan zombie yang semakin banyak selama film berlangsung.
Film dengan tema zombie yang digarap oleh Kimo Stamboel ini menjadi angin segar di tengah serbuan horor dengan film setan, hantu, yang sesak di bioskop nasional, Menonton film ini, entah ini perdana atau bukan, tapi akhirnya Indonesia punya zombie juga.
Acungan jempol untuk para figuran/extras yang tampil maksimal untuk berperan sebagai zombie sepanjang film. Pujian hadir untuk para penata rias yang mumpuni untuk menampilkan zombie versi Indonesia.
Rasa-rasanya alur film ini hanya kisah bertahan hidup dari zombie sepanjang film hingga akhir. Tidak ada sesuatu yang membuat kita menarik napas untuk ketegangan yang ada. Terlebih mata kita sudah disodorkan dengan panduan zombie dari film “28 Days Later”, gemerlapnya film “World War Z”, dan mengharukan dalam film “I Am Legend”.
Bagi yang tak menyukai adegan penuh darah atau daging manusia tercecer, film ini bukanlah sebuah pilihan untuk ditonton. Bagi kamu yang menyukai tema zombie, maka film ini (mungkin) bisa menjadi tontonan di waktu luang.
Nilai: 6/10
#filmzombie #abadinanjaya #timostamboel #filmnasional #punditfilm