Kisah Perjalanan Queen dan Kemegahannya di Live Aid 1985
Bohemian Rhapsody adalah film biografi band legendaris Queen dan tentunya sang vokalis Freddie Mercury. Dikisahkan Freddie sejak awal kariernya sebagai pekerja bagasi di bandara, hingga bergabung dengan Brian May, Roger Taylor, dan John Deacon untuk membentuk Queen.
Dikisahkan awal-awal Queen mulai terkenal dengan lagu-lagu yang mampu membuat band ini menjadi begitu sukses. Begitu juga ketika Queen berhasil merampungkan lagu Bohemian Rhapsody yang nyeleneh dan bahkan hampir ditolak oleh produser rekaman.
Ketika Queen makin populer, namun di balik gemerlap panggung, film ini menyoroti pergulatan pribadi Freddie. Krisis identitas, kesepian, hubungan yang rumit, hingga cekcok Freddie pada akhirnya dengan para anggota band. Hingga Freddie yang musti berjuang melawan penyakitnya.
Bohemian Rhapsody adalah perayaan atas musik, kebebasan, dan keberanian Freddie Mercury untuk hidup sesuai jati dirinya. Bohemian Rhapsody bukan sekadar biopik musik, melainkan sebuah perayaan atas keberanian dan kejeniusan Freddie Mercury. Film ini membawa penonton ke dalam perjalanan penuh warna dari band Queen. Dari awal yang sederhana, masa-masa kejayaan, hingga konflik pribadi dan profesional yang hampir menghancurkan mereka.
Rami Malek tampil luar biasa dalam memerankan Freddie. Dengan transformasi fisik, gestur, dan aura panggung yang memukau, ia berhasil menangkap jiwa seorang ikon yang flamboyan sekaligus rapuh.
Puncaknya, rekonstruksi konser Live Aid 1985 benar-benar terasa magis. Adegan itu bukan hanya klimaks film, tetapi juga penghormatan bagi Freddie dan Queen yang telah menciptakan momen musik paling bersejarah. Bohemian Rhapsody adalah film yang membuat penonton tak hanya bernostalgia, tapi juga merasa terinspirasi untuk hidup dengan lebih berani.
Nilai: 8/10
review oleh: John Tirayoh