Menuntut Keadilan Lewat Penyanderaan
Film ini didasari dari kisah nyata yang terjadi saat Tony Kiritsis menyandera Richard Hall. Niat yang dilakukan Tony sederhana. Dirinya ingin keadilan karena merasa perusahaan Mortgage Broker (Perusahaan Makelar KPR/Kredit Pemilikan Rumah) telah menipunya. Perusahaan ini dimiliki oleh M.L. Hall.
Tony tak mendapati M.L. Hall di kantornya maka dengan mudah melakukan penyanderaan terhadap Richard Hall (anak kandung M.L. Hall) yang juga bekerja di Mortgage Broker. Tony lalu membawanya dari kantor dengan mengikatkan kawat di leher Richard yang terhubung dengan senjata yang otomatis dengan mudah akan membuat Richard otomatis tertembak.
Menariknya, Tony dari kantor dengan heboh menyandera dan disaksikan masyarakat dan polisi yang gemas untuk menangkapnya. Namun, Tony yang menyandera Richard, berhasil sampai ke apartemen miliknya. Serta sudah menyiapkan peledak apabila polisi menyerbut tempatnya.
Kisah ini terjadi pada 8 Februari 1977 dan berlangsung selama beberapa hari.
Sutradara Gus Van Sant memberikan gambaran nyata terkait penyanderaan ini tanpa terlalu banyak unsur dramatis. Dialog Tony bersama Richard tanpa banyak embel-embel unsur drama yang dramatis ala film Hollywood seperti biasanya.
Penggambaran tahun 1970-an terlihat begitu natural dibuat oleh Gus Van Sant. Mulai dari bangunan, mobil-mobil yang berseliweran, pakaian yang dipakai sangat-sangat terlihat vintage dan jadul sesuai tahun 70-an, bagi mata yang menonton dengan era tahun saat ini.
Menariknya, Gus Van Sant, memaskan footage nyata dari kejadian sebenarnya dari sisi rekaman televisi dan juga sering membuat adegan terlihat warna yang sesuai dengan era tahun kejadian berlangsung.
Namun yang paling utama adalah ketegangan yang coba digambarkan selama peristiwa terjadi. Memang tidak dramatis seperti film aksi fiksi penyanderaan, namun sosok Tony mampu memberikan gambaran kenapa dirinya melakukan aksi penyaderaan karena tak mempunyai pilihan lain untuk didengar dan mendapatkan keadilan.
Adegan dalam jumpa pers mungkin tak menegangkan sebagai tontonan. Namun, itu menggambarkan peristiwa penting yang terjadi dari penyanderaan yang terjadi.
Selain itu, penggambaran media saat itu yang (sepertinya) tak mempedulikan kisah bagaimana Tony melakukan semua itu. Namun media lebih heboh akan gambar dari peristiwa yang dianggap sangat penting untuk rating dibandingkan jurnalisme itu sendiri.
Penampilan Bill Skarsgard tampil solid dan juga untuk Dacre Montgomery yang memerankan Richard. Al Pacino menjadi nilai jual tersendiri memerankan H.L. Hall.
Secara keseluruhan, film kisah nyata mengenai aksi Tony melakukan penyanderaan sebuah film thriller yang ingin mengungkap sisi Tony yang frustasi terhadap sistem kapitalis yang semena-mena untuknya. Meskipun itu bukan cara yang benar di mata hukum dan ada konsekuensi dari perbuatan hukum rimba yang dilakukannya.
Nilai: 7/10 Bintang
review oleh: John Tirayoh
Tayang: Klikfilm