Harga Sebuah Penyamaran
Sekitar tahun 70-an, Joseph Pistone adalah agen FBI berbakat yang mendapatkan tugas sangat berbahaya. Dirinya musti menyamar sebagai sosok Donnie Brasco ke dalam lingkungan mafia untuk mencari bukti akan kejahatan yang dilakukan.
Melalui sosok Lefty yang seorang mafia, Donnie akhirnya bisa melebur dan menjadi mafia. Sejak itu dirinya harus larut dalam kegiatan kriminal mafia yang kejam.
Seiring waktu, hubungan Donnie dan Lefty berkembang layaknya ayah dan anak. Namun, di balik kepercayaan dan loyalitas yang tumbuh, Donnie hidup dalam tekanan ekstrem. Harus terus berbohong demi misi dan juga mempengaruhi kehidupan diri sang agen yang telah berkeluarga.
Donnie Brasco bukan sekadar film gangster penuh senjata dan kekerasan. Film ini adalah drama psikologis tentang penyamaran, identitas, dan harga dari sebuah loyalitas. Setelah enam tahun menyamar, FBI memutuskan untuk menarik Joe keluar, yang berarti pengkhianatan Lefty dan rekan-rekan mafianya tak terhindarkan.
Film ini menghadirkan dunia mafia dari sisi yang lebih sunyi dan suram. Tidak ada kemegahan berlebihan dan yang ada hanyalah rutinitas kriminal, paranoia, dan ketakutan akan pengkhianatan. Ketegangan dibangun perlahan, membuat penonton ikut terjebak dalam dilema moral Donnie.
Penampilan Al Pacino sebagai Lefty dan Johnny Depp sebagai Donnie/Joseph Pistone mampu menghadirkan aura kuat kelebihan film ini. Berbeda dengan film mafia lain yang mungkin mengagungkan gaya hidup kriminal, film ini tampil dengan dunia mafia dengan cara yang lebih kotor, melankolis, dan jauh dari kata glamor.
Donnie Brasco adalah salah-satu film mafia atau bertema kriminal yang terbaik pernah dibuat. Kisah tragis tentang pengorbanan, identitas yang kabur, dan harga yang harus dibayar untuk sebuah kebenaran yang diperankan dengan sangat baik oleh dua aktor legendaris.
Nilai: 8.5/10
review oleh: Jonathan Ricky