Kisah Pendek yang Menyentuh dan Hangat
Film Pendek ini disutradarai oleh Imam Darto. Kisah sederhana yang lahir dalam keseharian di lapisan masyarakat kelas menengah -ke bawah. Sebuah kisah refleksi dan juga menyentuh di tengah suasana Bulan Ramadhan.
Gang kecil di pemukiman padat dihuni oleh Bang Rio seorang perantau yang menjual Jus. Lalu ada Tara yang menwakili generasi saat ini dengan usahanya menjadi konten kreator dan juga berdagang lewat Medsos.
Tak Sampai disitu, ada juga Bu Lina yang memanfaatkan Bulan Ramadan berdagang kue, serta ada Pak Ali yang selama ini sering mengeluh karena paket Tara selalu menyasar ke rumahnya.
Dimulai dari kejenakaan soal interaksi antara Bang Rio, Bu Lia, dan Tara, mereka bertetangga namun juga dengan masalah receh yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Kisah lalu bergulir, mulai dari Tara yang kadang iseng mengeluh soal suara blender Bang Rio saat berdagang jus hingga masalah receh tempat sampah antara Bang Rio dan Bu Lia.
Hingga akhirnya ketika kepentingan Bang Rio, Bu Lia, dan Tara terganggu akibat padamnya listrik. Membuat mereka musti meminta pertolongan Pak Ali yang mempunyai genset.
Kehidupan bertetangga dan silaturahmi yang seringkali sudah pudar di kalangan masyarakat menjadi pesan dalam film pendek ini. Bagaimana rukun bertetangga saling bantu-membantu seringkali sudah tak menjadi identitas dalam bermasyarakat di kota besar.
Film ini tampil jenaka dengan tabiat dari empat karakter yang kuat secara penceritaan. Membuat durasi 20 menit sangat tidak terasa karena skrip yang sangat runut dan enak diikuti.
Film pendek ini dengan sangat sederhana lewat kisah yang membumi untuk diikuti. Penonton dari lapisan kelas menengah-ke bawah pasti sedikit banyak akan merasakan suasana yang sama dari film ini.
Secara keseluruhan, Sambung Silaturahmi hadir begitu hangat, menyentuh, dengan beberapa adegan kelucuan dalam menyampaikan pesan. Sambung Silaturhami kembali mengingatkan kita akan pentingan saling silaturahmi dan peduli di lingkungan yang kita tinggal. Selamat Menonton.
Skor: 8/10 Bintang
review oleh: John Tirayoh
*Film sudah dapat dinikmati di Youtube