Kisah Sang Aktor yang (sebenarnya) Kesepian
Adegan pembuka film ini menegaskan untuk identitas Jay Kelly yang merupakan aktor legenda Hollywood yang telah memasuki paruh baya. Meski usia menua, namun Jack Kelly masih laku di Hollywood dan namanya melegenda.
Selalu ditemani oleh Ron sang manajer, Jack Kelly mengisi hari-hari aktivitasnya. Titik perubahan terjadi ketika Jack bertemu Tim teman lamanya yang ternyata memendam dendam terhadap dirinya.
Jack Kelly mulai intropeksi terhadap kehidupan dirinya. Mulai dari waktu yang hilang untuk dua anaknya karena obsesi dirinya sebagai aktor Hollywood hingga renungan akan waktu-waktu yang telah dilewati dirinya di paruh baya.
Jay harus menghadapi masa lalu dan masa kini, merefleksikan kehidupannya yang selama ini didominasi oleh sorotan kamera dan karpet merah. Jay yang ditemani Ron sang manajer (yang juga musti selalu hadir untuk Jay), namun juga seorang manusia biasa yang musti mengurusi keluarga.
Kolaborasi antara George Clooney dan Adam Sandler dalam film ini adalah kombinasi yang luar biasa. Menghasilkan chemistry yang istimewa dalam memadukan humor serta kehangatan manusiawi.
Bagi anda yang sedikit hapal terhadap bintang-bintang Hollywood, film ini menghadirkan beberapa aktor Hollywood meski mendapatkan peran tak utama. Mulai dari Emily Mortimer, Greta Gerwik, Billy Crudup, Isla Fisher, Stacy Keach, tanpa melupakan Patrick Wilson dan Laura Dern.
Secara sinematrografi, film ini menampilkan keindahan visual dari lokasi-lokasi seperti Los Angeles, Paris, dan Tuscany. Yang menjadi latar emosional bagi perjalanan karakter dan eksplorasi Jay dan Ron tentang penuaan dan makna hidup.
Sutradara Noah Baumbach berhasil menangkap refleksi tentang penuaan dan kehidupan dengan pandangan yang mendalam kepada penonton akan aktor-aktor utama dalam film ini.Â
Secara keseluruhan, Jay Kelly tampil solid yang menyoroti kekuatan akting Clooney dan Sandler dalam eksplorasi tema eksistensial tentang bagaimana kita memilih untuk menghabiskan waktu kita dan apa yang benar-benar penting dalam hidup.Â
Nilai: 7.5/10
review oleh: John Tirayoh