Pekerjaan Lucy sungguh unik. Bekerja di sebuah perusahaan biro jodoh bagi mereka yang selama ini belumlah mendapatkan jodoh.
Ironisnya, dirinya seakan sudah tak lagi percaya akan cinta. Masa lalu membayanginnya ketika cinta tak bisa memenuhi kebutuhan kehidupan.
Hingga suatu ketika, dirinya bertemu Harry seorang pria kaya yang menginginkan cintanya dan di saat bersamaan kembali bertemu John yang merupakan cinta masa lalunya.
Film ini seakan mengungkit apakah kenyamanan dengan uang atau memilih relung hati dalam untuk menjalankan kehidupan. Sutradara Celine Song seakan ingin memberikan pesan di jaman saat ini, kadang cinta bisa dibalut transaksi bisnis yang tersembunnyi.
Penonton mendapatkan sajian dalam sosok Lucy yang bergumul, bukan dengan siapa yang paling menjamin kelangsungan hidupnya antara materi dan kesederhanaan. Refleksi jujur bagaimana kadang kehidupan di kota besar mengubah hasrat romantis menjadi hitungan yang sangat pragmatis dalam menjalani kehidupan.
Dakota Johnson memerankan Lucy dengan hangat. Perempuan yang rapuh tapi menawan serta sinis namun mencari kehangatan cinta pada akhirnya. Sementara Pedro Pascal dan Chris Evans memberikan kelengkapan dalam sosok Harry dan John.
Film ini seakan menggambarkan cinta dan kapitalisme. Bagaimana hubungan manusia kini sering lebih mirip kontrak ketimbang chemistry. Film romantis drama dengan balutan kenyataan kehidupan di kota besar yang tajam dan membuat penonton memiliki tafsir masing-masing atas keputusan Lucy.
7.5/10 Bintang
#materialists #reviewfilm