Perjalanan Mustahil dan Kesuksesan Tim Hoki Es AS di Olimpiade
Pada musim dingin tahun 1980, dunia menyaksikan sesuatu yang lebih dari sekadar pertandingan olahraga. Di tengah Perang Dingin, di saat Amerika dipenuhi rasa pesimis dan keraguan, sekelompok anak muda dari berbagai penjuru negeri membuktikan bahwa keajaiban bukan hanya mitos.
Pelatih Herb Brooks yang dipilih oleh federasi hoki es AS, memilih tidak menggunakan pemain hoki es yang sudah profesional. Namun, memilih para pemuda berbakat dari tiap kampus di AS untuk mewakili Amerika di Olimpiade musim dingin yang berlangsung di Lake Placid, New York AS.
Sang pelatih tidak mencari pemain terbaik, dirinya mencari orang yang mau berkorban demi sesuatu yang lebih besar dari dirinya sendiri. Dengan disiplin keras dan semangat tak kenal ampun, ia membentuk tim yang awalnya rapuh menjadi kekuatan yang tak terbayangkan.
Sebenarnya Federasi Hoki Es AS, tidak memberikan target yang muluk untuk tim hoki es AS. Federasi hanya meminta agar tim tersebut tidak dipermalukan saat bertanding karena sebagai tuan rumah.
Namun sang pelatih justru mempunyai mimpi gila merebut medali emas yang menjadi impian sang pelatih. Suatu misi yang sangat mustahil dilihat banyak orang. Terlebih saat itu tim hoki es Uni Soviet adalah yang terbaik. Mereka beruntun memenangi medali emas olimpiade dalam beberapa edisi.
Film ini bukan sekadar tentang hoki. Ini tentang manusia. Tentang mimpi yang mustahil dan keberanian untuk mewujudkannya. Film ini menunjukan bagaimana sang pelatih dengan latihan brutal, disiplin militer, dan semangat pantang menyerah, Herb Brooks menanamkan keyakinan bahwa kebersamaan dan kepercayaan bisa mengalahkan kekuatan apa pun.
Pertandingan dengan tim Uni Soviet menjadi klimaks di Lake Placid. Bukan hanya duel olahraga, tapi juga pertarungan simbolis antara dua ideologi dan dua bangsa. Ketika peluit terakhir berbunyi, pertandingan antara tim raksasa Uni Soviet versus tim hoki es AS menjadi sebuah keajaiban. Pertarungan hidup mati di atas lantai es keajaiban sejati simbol harapan dan persatuan Amerika kala itu.
Nilai: 8/10
Ulasan film oleh: John Tirayoh