Menghibur Meski Naskah Cerita yang Hambar
Kisahnya The Horsemen mendapatkan tugas dari The Eye untuk meringkus dan menguak kejahatan Veronika Vandenberg seorang konglomerat asal Afrika Selatan. Dengan trik dan ilusi, para The Horsemen plus generasi muda memberikan trik dan ilusi untuk menguak kejahatan dari Veronika.
Film ini dibuka dengan pertunjukan yang cukup menghibur untuk perkenalan para pesulap generasi terbaru. Kehadiran para The Horsemen muncul satu-persatu menjadi kelebihan film ini di tengah gemerlap ilusi dan sulap yang dipertontonkan.
Kehadiran para pesulap muda diluar The Horsemen cukup menjanjikan sebagai penyegar kisah sebagai ramuan konflik lucu dan menarik. Saling bahu-membahu untuk menjadi Robin Hood masih menjaga marwah dari film-film sebelumnya.
Dua film sebelumnya menghibur dengan teka-teki plot yang rapi dan twist yang elegan. Sayangnya, di film ketiga ini terasa lebih seperti tumpukan trik tempelan. Beberapa ilusi mengandalkan kehebohan visual daripada kecerdikan narasi yang dalam.
Karena banyaknya karakter baru yang harus diperkenalkan dan konflik yang harus dijelaskan, beberapa dialog terasa dipaksakan hanya untuk menjelaskan plot, bukan sebagai interaksi karakter yang alami.
Film ini tetaplah menghibur, namun, jangan berharap kedalaman plot yang setara dengan film pertamanya. Plot yang terasa hambar bisa disematkan di film ketiga ini. Entah apa yang dipikirkan penulis skrip ketika kehadiran Thaddeus sepertinya hanya sebagai tempelan.Â
Secara keseluruhan Now You See Me: Now You Don’t adalah petualangan yang menyenangkan, cepat, dan penuh aksi, yang berhasil memberikan napas baru pada franchise ini melalui generasi pesulap yang lebih muda. Sayangnya jangan berharap anda akan diajak untuk berpikir lebih keras untuk mengungkap twist di akhir film.
Nilai: 7/10Â
Review oleh: Jonathan Ricky
#nowyouseeme #nowyoudont #nowyouseemenowyoudont #punditfilm