Kisah Bangsa Dan Perfilman dari Garin Nugroho
Film Siapa Dia dibesut oleh Garin Nugroho yang merupakan sutradara kawakan dan juga senior. Bintagnya Nicholas Saputra yang selalu menghiasi film papan atas nasional. Tentunya tanpa menyampingkan aktor Amanda Rawles, Sita Nursanti, Widi Mulia, Morgan Oey, Joanna Alexandra, Happy Salma, Ariel Tatum, dan Happy Salma serta aktor lainnya.
Dimulai dari kisah Layar yang merupakan sutradara film dengan idealisnya. Musikal mulai terdengar ketika Layar bersama Mbak Kenes menyanyikan lagu. Kisah lalu berpindah kepada kakek buyut Layar yang hidup di era kolonial belanda.
Hingga akhirnya nanti kakek Layar yang mengalami peristiwa masa transisi dari kolonial hingga kemerdekaan. Lalu kisah babak ayah Layar yang hidup dalam cengkeraman Orde-Baru, hingga layar yang hidup di masa sekarang.
Film musikal ini, begitu fresh, teduh, dan penuh dengan nuansa perjalanan sejarah bangsa dan juga sejarah perfilman nasional. Mulai dari penjelasan film Loetoeng Kasaroeng yang merupakan film pertama nasinal yang dibuat di era kolonial hingga dasyatnya film Badai Pasti Berlalu yang ngetop di era jaman Orde Baru.

Garin Nugroho seperti sedang membuat film mesin waktu tanpa rumit harus membuat mesin waktu ala film Hollywood. Kisah yang bolak-balik dari kehidupan layar dan para pendahulunya dibuat begitu enak ditonton dengan genre musikal dari lagu-lagu yang khas Indonesia.
Mesin waktu dari skenario Garin Nugroho begitu padat namun ringan untuk diikuti. Buku pelajaran tidak pernah mengajarkan bagaimana pergolakan buruh pabrik gula di Semarang yang begitu massif di jamannya menentang kolonial Belanda.
Garin tak segan-segan untuk bersuara lewat nyanyian renyah Joanna Alexandra yang mengatakan,”Siapa bilang Merdeka itu mudah? Berkuasa bikin lupa diri.” Syair lirik lagu tersebut seperti mengingatkan akan para penguasa yang memerintah Republik ini.
Tak sampai disitu, sejarah tahun 65 yang kelam ditonjolkan dari layar dengan narasi konspirasi apakah Amerika menjatuhkan Soekarno dan adegan penggambaran militer yang berkuasa dengan kakek layar mengatakan gamblang,”Jangan pernah menodongkan senjata di depan bayiku. Aku tidak ingin Rahim-rahim Ibu di Negeri ini melahirkan anak seperti kalian.”
Juga penggambaran ketika Orde Baru berkuasa di jaman Ayah Layar yang mengalami peristiwa Penembakan Misterius. Peristiwa yang disebut Petrus itu menangkapi para preman tanpa proses peradilan. Sebagai catatan, Soeharto mengakui bahwa Petrus adalah kebijakannya dalam buku otobiografinya.

Tidak hanya sejarah Bangsa, Sejarah Perfilman diungkap tuntas. Garin menuangkan pengetahuannya yang luas akan sejarah perfilman dari masa ke masa. Mulai dari Loetoeng Kasarung, Pengaruh propaganda Jepang dalam bidang perfilman, Era film Badai Pasti Berlalu, Masa suram perfillman di era 90an awal dengan film esek-esek, hingga bangkitnya perfilman nasional lewat poster-poster yang dijembreng di adegan Layar yang hidup di jaman saat ini.
Menonton film Siapa Dia seperti bagi para pemula yang ingin belajar filsafat dengan membaca novel dengan judul Dunia Sophie karya Joshtein Gaarder. Film Siapa Dia seakan menjadi film dengan sejarah nasional secara umum dengan momentum-momentum yang terjadi selama Republik berdiri hingga saat ini.
Secara keseluruhan, Film ini padat dengan runutan cerita yang diberikan, namun begitu ramah bagi penyuka sejarah bangsa dan perjalanan film nasional. Film ini rasa-rasanya pantas digadang sebagai film terpilih nasional di tahun 2025.
Nilai: 8.5/10 Bintang
review oleh: John Tirayoh
Produksi: Fabis Entertainment & 909 Studio
Sutradara & Penulis Skenario: Garin Nugroho
Pemeran: Nicholas Saputra, Amanda Rawles, Widi Mulia, Ariel Tatum, Cindy Nirmala, Gisella Anastasia, Morgan Oey, Joanna Alexandra, Monita Tahalea, Happy Salma, Dira Sugandi, Sita Nursanti, Angkasa Thulo, Thia Ryna, Beyon Destiano, Ibnu Gundul
Genre: Drama, Musikal, Sejarah | Durasi: 1 Jam 42 Menit |
Klasifikasi Penonton: Remaja-Dewasa