Sinema Indonesia makin unjuk gigi. Empat film pendek karya anak bangsa dan negara Asia Tenggara siap world premiere di program Next Step Studio, La Semaine de la Critique, di Festival Film Cannes, 14 Mei 2026.
Workshop Next Step bertujuan untuk mendukung bakat muda sinema dunia dan membantu mereka untuk beralih dari film pendek ke film panjang. Setiap tahun, program ini berlangsung di negara yang berbeda dan menyoroti perfilman lokal.
“Kita menyatukan delapan sutradara muda –empat lokal dan empat negara lain– untuk menulis bareng dan membesut empat film pendek dengan durasi 15 menit,” kata penyelenggara seperti dikutip dari Hollywood Reporter.
Edisi Indonesia diproduksi oleh Yulia Evina Bhara, Amerta Kusuma dan Dominique Welinski, pencipta dan kurator program ini. Yulia atau biasa disapa Ebe menyebutkan para sutradara dipilih berdasarkan rekam jejak artistik lewat film pendek maupun film panjang yang pernah mereka buat.
“Program ini hanya tersedia untuk para sutradara yang baru menyutradarai proyek film panjang pertama atau maksimal film kedua,” ujarnya.
Film yang terpilih masuk adalah:
HOLLY CROWD
Sutradara: Reza Fahriansyah dan Ananth Subramaniam (Malaysia).
Pemeran: Prilly Latuconsina, Yusuf Mahardika, Yudi Ahmad Tajudin, Arswendy Bening Swara.
ORIGINAL WOUND
Sutradara: Shelby Kho, Sein Lyan Tun (Myanmar).
Pemeran: Agnes Naomi, Omara Esteghlal, Vivian Idris.
ANISSA
Sutradara: Reza Rahadian, Sam Manacsa (Filipina)
Pemeran: Choirunnisa Fernanda, Nazira C. Noer, Shakeel Fauzi.
MOTHERS ARE MOTHERING
Sutradara: Khozy Rizal, Lam Li Shuen (Singapura)
Pemeran: Happy Salma, Asmara Abigail, Yudi Ahmad Tajudin