Awal Kisah Terciptanya Mahakarya
Film Hamnet adalah kisah yang diangkat dari Novel karya Maggie O’Farrel yang merupakan kisah fiksi sejarah mengenai pujangga sastra yang terkenal.
Kisah dimulai dari pertemuan Agnes dan Will. Tak lama, Mereka memadu kasih dan hidup bersama dan lahirlah anak pertama mereka bernama Susanna.
Tak Lama, Will merasakan kehampaan dalam hidupnya. Agnes yang mengerti akan kegundahan sang suami, memberi restu untuk Will pergi ke London untuk mencari nafkah dan kehidupan lebih baik. Meski dirinya sedang mengandung.
Kehadiran anak kembar mereka Hamnet dan Judith mengisi hari-hari Agnes. Penghasilan Will juga menjadi lebih baik. Hingga akhirnya tragedi memilukan terjadi ketika menimpa Hamnet.
Agnes dan Will tak lagi harmonis dan merasakan kegundahan yang mendalam. Will memilih pergi ke London untuk meneruskan pekerjaannya. Hingga akhirnya rasa penasaran Agnes menyusul sang suami ke London. Melihat dengan mata kepalanya sendiri apa yang dilakukan sang suami yang bernama lengkap William Shakespeare.
Sebagai informasi, Hamnet bukanlah ala film mainstream yang dramatis atau menarik dari menit ke menit untuk pecinta film drama ala Hollywood. Hamnet tampil dengan alur yang lamban.
Namun bukan berarti film ini tidak menarik. Bagi pecinta William Shakespeare dan pembaca Novel dari Hamnet, film ini menjadi adaptasi yang mumpuni. Dari imajinasi tulisan di novel, mampu divisualkan oleh Chloe Zhao sang sutradara.
Film ini seakan memberikan dua keuntungan. Kehidupan William Shakespeare dari sudut pandang Agnes sang istri serta pergulatan Shakespeare nantinya yang membuahkan mahakarya dasyat.
Bagi yang tak membaca dan kurang familiar dengan karya William Shakespeare juga tak jadi masalah untuk mengikuti alur film ini. Kenapa? Karena film ini tetap mengalir dari adegan ke adegan layaknya roman ala jaman abad pertengahan.
Jessie Buckley yang memerankan Agnes sebagai tokoh sentral tampil memukai dari tiap adegannya. Perasaan cinta, dialog, perilaku, hingga aktingnya saat melahirkan menjadi nilai paling plus dari film ini. Tanpa musti melupakan peran lainnya seperti Paul Mescal dan pemeran-pemeran cilik yang tampil apik di tiap adegannya.
Secara keseluruhan, jangan terkecoh. Film ini bukanlah kisah tentang perjuangan dan kehidupan William Shakespeare. Film ini tetaplah fiksi sejarah bagaimana sudut pandang Agnes dari sang istri ketika menikah dengan sang pujangga yang paling dikenal di dunia.
Nilai: 8/10 Bintang
review oleh: John Tirayoh