Menghadapi Zombie Yang Semakin Cerdas
Apa jadinya jika sebuah film yang digadang-gadang menjadi film zombie terbaik tahun ini justru membuat penontonnya terbelah menjadi dua kubu?
Ya, itulah yang terjadi dengan tim Colony (2026) garapan Sutradara Yeon Sang-ho yang tayang sejak pertengahan Mei 2026 lalu. Setelah menonton, sebagian merasa sangat puas, namun sebagian lagi mengaku film ini tidak sesuai ekspektasi. Apa yang menyebabkan hal itu terjadi?
Yuk simak reviewnya!
Sinopsis
Cerita Colony (2026) berpusat pada Kwon Se-jeong (Jun Ji-hyun), seorang profesor bioteknologi yang menghadiri sebuah konferensi ilmiah. Namun, acara tersebut berubah menjadi mimpi buruk ketika virus misterius yang bermutasi dengan sangat cepat dilepaskan ke dalam gedung. Pemerintah segera mengarantina lokasi, membuat para penyintas terjebak bersama para korban yang telah berubah menjadi makhluk terinfeksi. Di tengah kepungan zombie yang terus berevolusi menjadi sangat cerdas, Se-jeong harus memanfaatkan pengetahuan ilmiahnya untuk mencari cara bertahan hidup dan mengungkap rahasia di balik wabah tersebut.
Diperankan oleh bintang Korea papan atas seperti Jun Ji-hyun, Ji Chang-wook hingga Koo Kyo-hwan, Colony (2026) berhasil menggaet hingga 4juta penonton di Korea hingga saat ini.
Alur Cerita Cepat, Fokus Pada Konflik
Dengan durasi hampir 2 jam, Colony tidak membuang waktu penonton untuk menunggu konflik yang dinantikan, yaitu ketegangan menghadapi zombie. Yeon Sang-ho memilih untuk sedikit memberikan gambaran bagaimana zombie-zombie cerdas itu bisa muncul dalam hitungan singkat, tanpa membuat penonton bosan menunggu.Â
Ketegangan semakin terasa ketika satu-persatu para pemeran utama berkumpul dan berusaha mengatasi serangan zombie bersama-sama. Kemunculan Ji Chang-wook juga salah satu saya tarik tersendiri dalam film ini walau berperan sebagai tim security mall, bukan peran “mewah” Yang biasa ia dapatkan.
Visual Keren Bikin Betah
Menonton film dengan Visual yang bisa membawa kita seakan ikut dalam ceritanya adalah salah satu kunci kenyamanan penonton. Ya, dan Colony berhasil menampilkan itu. Tone warna yang stabil, angle kamera yang detail membuat penonton bisa merasakan apa yang dirasakan para pemeran. Teriakan hingga kepanikan menyebar serentak di seluruh studio bioskop.Â
Seru bukan? Dijamin setelah keluar bioskop kamu akan merasa “lelah” karena sibuk panik selama menonton.
Aktor Kece, Tapi Kurang Menyentuh
Percaya nggak sih, setiap peran memiliki jodohnya masing-masing? Kita bisa menangis melihat aktor terluka, kecewa, bahkan marah saat menghadapi lawan mainnya.Â
Namun sayangnya, meski bertabur bintang seperti Jun Ji-hyun dan Ji Chang-wook, pendalaman karakter dirasa masih kurang. Bukan berarti akting mereka jelek, karena mereka bukan aktor abal-abal pastinya tak perlu diragukan lagi.
Tapi entah mengapa, ikatan emosional antar pemain tidak begitu menonjol di film ini. Para pemeran pendukung juga dirasa hanya seperti lewat, membantu bikin kesal namun belum maksimal.
Ibaratnya, sedihnya nanggung. Jun Ji-Hyun nampak terlalu tenang dalam kondisi yang mempertaruhkan hidup dan mati, Ji Chang-wook yang nggak dapet chemistrynya bersama sang kakak (di film ini).
Diperparah dengan pemeran pendamping yang juga terkesan asal ada supaya ceritanya nyambung dan greget.
Meski begitu, ada peran yang justru dinilai mampu membawa aura gelap, yaitu sang ketua zombie, Koo Kyo-hwan yang berperan sebagai Seo Young-cheol.
Dengan gaya dingin dan menyebalkan, Koo Kyo-hwan memberikan kesan yang berbeda. Tenang, namun sedikit senyumannya menyiratkan teror selanjutnya.
Keseluruhan Film
Bukan tidak bagus, film ini memang diakui bukan film jelek. Vibes menegangkan, jauh dari rasa tenang, rasa penasaran bagaimana zombie berevolusi menjadi cerdas dan bisa belajar, semuanya didapatkan dalam film ini. Namun tentunya, setiap karya ada kekurangan dan kelebihannya. Jujur saja banyak sudut pandang dari para penonton. Ada yang merasa sangat puas, ada juga yang peka akan hal-hal detail dalam film sehingga bisa menilai secara menyeluruh.Â
Sebagian merasa bahwa kehadiran Jun Ji-hyun dan Ji Chang-wook sangat keren di film ini tanpa cela, namun ada juga yang menilai meski mereka hadir, namun ada sesuatu yang kurang.
Untuk mimin sendiri yang berusaha se netral mungkin, dengan yakin memberikan rating 7/10 untuk keseluruhan film. Artinya,film ini sangat layak ditonton bersama orang-orang terkasih, ataupun buat kamu yang butuh hiburan seru sendirian. *
Skor: 7/10
review oleh: K. Prabaningrum