Kisah Hidup Sang Jenius
Tahun 1947, John Nash adalah salah-satu mahasiswa cerdas yang mendapatkan beasiswa di kampus elit Princeton.
John Nash yang memang jenius justru membuat makalah yang justru mengguncang kalangan akademisi.
Makalah dan kepintaran John Nash membuat dirinya kerja di MIT dan disini John bertemu Alicia mahasiswa yang menjadi istrinya.
Namun, lambat laun John mulai berubah dan ternyata mengidap schizophrenia. Dirinya merasa ada beberapa orang di sekelilingnya, namun sebenarnya itu adalah bentuk khayalannya.
Kehidupan John Nash yang tersaji dalam film memang bisa membuat kita merinding. Kita bisa menyaksikan bagaimana John Nash dengan schizophrenia berpikir beberapa orang dekatnya sebenarnya khayalan.
Proses John yang Jenius hingga seperti orang sakit jiwa membuat kita merinding namun juga mengetuk hati kita apabila hal tersebut terjadi dalam diri kita.
Cinta Alicia tidaklah pudar meski harus mengurusi John yang terpuruk dalam kondisinya. Alicia tetap setia menemani dan mengurus John Nash.
Ron Howard sebagai sutradara berhasil memberikan efek warna gambar yang pas sesuai dengan jaman saat itu ketika di era tahun 50-an hingga 60-an. Warna gambar juga salah-satu kelebihan film ini dan sinematografi yang indah.
Film ini adalah masterpiece dari Russel Crowe dalam pengabdiannya di dunia akting. Meski tampil menawan di Gladiator, namun di film ini Russel Crowe “harus” mendapat pujian tinggi untuk aktingnya.
Jeniffer Connelly tampik apik. Aktor gaek Christopher Plummer tampil charming. Paul Bettany sangat natural. Namun, Ed Harris musti juga mendapatkan pujian lebih sebagai aktor pendukung utama.
A Beautiful Mind salah satu karya Ron Howard yang sangat berkualitas dan juga memuaskan. Ron Howard makin menancapkan nama-nya sebagai sutradara papan atas.
Biopik John Nash juga tersaji apik dengan sinematografi yang oke serta penampilan akting yang memukau. Pujian tentu alur cerita yang mampu menjelaskan kepada penonton apa rasa nya ketika mengidap schizophrenia.
Skor: 8.5/10 Bintang
review oleh: John Tirayoh