Rumah produksi DC awalnya begitu optimis bisa bersaing dengan Marvel, ketika film Superman (2025) mampu berbicara banyak di box office dan juga mendapat sambutan positif dari kritikus film.
Tahun ini DC berupaya mengulang kesuksesan dengan menghadirkan film Supergirl untuk meraih kesuksesan dan juga pundi-pundi uang. Namun, sepertinya film Supergirl ternyata babak belur di Box Office dan juga mendapatkan ulasan kurang bersahabat.
Dilansir dari rottentomatoes, bahwa skor dari reviewer hanya mendapatkan 54% dan popcornmeter hanya mendapatkan 75%. Kontras dengan film Superman tahun lalu yang mendapatkan skor 83% dari reviewer dan 90% dari popcornmeter.
Tidak hanya itu, dari perolehan keuntungan film Supergirl yang dibintangi oleh Milly Alcock ini juga babak belur. Dilansir dari boxofficemojo sampai dengan (12/7) kemarin, hanya mendapatkan total keuntungan kurang lebih 115 Juta Dolar setelah tiga minggu penayangannya. Padahal film ini menghabiskan dana hingga 170-180 juta Dolar.
Di Indonesia, dilansir dari cinepoint, film ini setelah tiga minggu hanya berhasil meraih kurang lebih 468 ribu bangku penonton (meski saat ini masih tayang). Angka tersebut jauh dari film-film hollywood lainnya yang tayang di Indonesia seperti film Toy Story 5 (kurang lebih 2 juta penonton) dan film Minions & Monster (kurang lebih 648 ribu penonton).