Reka Ulang Operasi Market Garden
Film ini mencoba reka ulang peristiwa penting operasi sekutu yang bernama Market Garden dalam Perang Dunia ke II yang terjadi di front barat Eropa. Operasi Market Garden adalah ide dari Jendral Bernard Law Montgomery asal Inggris untuk menusuk pertahanan Jerman yang menguasai Belanda. Peristiwa ini terjadi pada September 1944, beberapa bulan setelah kesuksesan dari pendarat Normandia di Eropa daratan.
Ide Bernard Law Montgomery untuk menusuk pasukan Jerman lewat aksi pendaratan terjun payung terbesar sekutu lalu nanti disusul oleh konvoi besar sekutu disetujui sekutu di Front Barat. Apabila rencana ini berhasil, sekutu berhitung bahwa perang akan selesai pada Natal 1944 di front barat Jerman. Karena bisa dipastikan apabila operasi ini berhasil, pertahanan Jerman akan terkurung dan jalannya perang bisa dimenangkan. Meskipun dalam sejarah, operasi ini sebenarnya banyak kelemahan dari sisi strategi militer.
Film ini secara detil menggambarkan suasana rencana awal para Jendral-Jendral Sekutu dalam mempersiapkan operasi hingga pelaksanaan operasi hingga hasil akhir dari operasi. Sebagai panduan, pembesut film ini sutradara Richard Attenborough mengadopsi buku sejarah yang ditulis oleh Cornelius Ryan.
Sebagai gambaran sejarah, Operasi Market Garden akan langsung menyerbu Belanda dan menguasai kota-kota penting di Belanda yang dikuasai Jerman. Rencananya pasukan terjun payung lintas udara Inggris diterjunkan ke Kota Arnhem sebagai titik terdalam pasukan yang diterjunkan. Sementara Pasukan terjun payung linta udara Amerika diterjunkan dan menguasai kota Eindhoven.
Para pasukan terjun payung ini akan mempertahankan jembatan-jembatan strategis di Arnhem, Eindhoven, serta Nijmegen hingga sampai akhirnya pasukan darat sekutu dari aliansi sekutu datang. Dalam rencana awal, para pasukan ini hanya akan bertahan paling lama 24 jam sebelum pasukan pendukung darat datang membantu.
Menonton A Bridge Too Far seperti menonto doku-drama megah secara detil Peristiwa Operasi Market Garden. Penggambaran Pasukan Terjun Payung di awal merebut tempat strategis dan sempat membuat panik Jendral Jerman yang bertugas di Belanda tergambarkan dengan lugas.

Alur kisah juga tidak bertele-tele dengan penerjunan, penguasaan tempat strategis, pertempuran, hingga akhir hasil dari Operasi Market Garden. Meskipun terlalu banyak karakter, namun sutradara mampu mengatur dengan baik tiap karakter dan tokoh yang ada. Sehingga secara runut, penonton dapat mengikuti alur bagaimana penggambaran operasi militer besar dalam film ini.
A Bridge Too Far juga menjadi salah-satu proyek ambisius dunia perfilman global dengan hadirnya begitu banyak aktor papan atas hollywood dan Inggris yang berperan. Mulai dari Sean Connery, Michael Caine, Laurence Olivier, Ryan O’Neal, Robert Redford, Gene Hackman, Dirk Bogarde, hingga Anthony Hopkins masuk dalam jajaran aktor.
Selain tampil wah dalam jajaran pemain, film ini juga menjadi film kolosal modern yang menggunakan berbagai elemen militer yang terhitung mahal. Terlebih figuran yang mencapai ribuan serta adegan-adegan perang yang membutuhkan biaya besar dalam pelaksanaannya.
A Bridge Too Far adalah mahakarya epik sejarah yang menyajikan potret jujur tentang tragedi, ambisi yang kelewat batas, dan keberanian para prajurit di tengah kekacauan perang. Film ini tetap menjadi salah satu film perang paling autentik dan (rasanya) paling megah yang pernah dibuat.
Skor: 8.5/10 Bintang
review oleh John Tirayoh