Tak Sekedar Kisah Agen Intelejen
Berjudul lengkap Special Ops: Lioness, serial ini terinspirasi dari program CIA (Badan Intelejen AS) yang berjudul Lioness. Perekrutan para perempuan tangguh yang tak hanya sebagai agen intelejen namun juga paket komplit sebagai super-hero perempuan dalam menjalankan misi kepentingan AS dalam mencegah ancaman terhadap Amerika Serikat.
Adalah Joe (Zoe Saldana) yang merupakan agen CIA namun mempunyai keterampilan tinggi dalam bertempur. Dirinya juga mengatur untuk perekrutan agen dalam program Lioness yang mempunyai akses langsung ke tingkat jajaran petinggi CIA.
Dalam kehidupan normal Joe adalah seorang istri dari seorang dokter yang sabar dalam mendampingi Joe karena pekerjaan Joe yang tak normal. Hasil pernikahannya menghadirkan 2 anak perempuan remaja yang sama-sekali tak mengetahui apa yang dikerjakan oleh Joe.
Adegan awal serial ini langsung menyajikan aksi tingkat tinggi Joe Cs dan tim dari CIA berjibaku di Timur Tengah. Ini tentunya menjadi pesan dari pembuat serial ini bahwa Lioness tak hanya menghadirkan thriller intelejen modern namun juga aksi-aksi dalam episode berikutnya.
Menjadi premis utama adalah ketika Joe merekrut Cruz (Laysla De Oliveiraseorang wanita tangguh yang mempunyai masa kelam namun diselamatkan dengan masuk Marinir AS. Perjalanan Joe untuk menjalankan misi penting menjadikan Cruz kartu penting dalam 8 Episode serial ini berlangsung.
Inti cerita adalah ketika CIA mendapatkan target penting yang merupakan taipan Arab yang juga merupakan pemberi dana bagi kegiatan terorisme yang menganggu kepentingan AS. Joe Cs ditugaskan untuk ilfiltrasi hingga mendapatkan lampu hijau dalam perencanaan untuk melenyapkan target. Sementara Cruz menjadi agen yang harus ilfiltrasi dalam menjalankan misi hingga akhir.
Lioness memiliki jajaran pemain papan atas selain Zoe Saldana. Nama besar Nicole Kidman dipadukan dengan bintang papan atas serial TV Michael Kelly. Tak lupa aktor senior Morgan Freeman yang juga ikut terlibat.
Sensasi spionase dibangun begitu kuat dalam tiap episode sehingga terasa nyata dengan era intelejen modern saat ini. Ketegangan dibangun pelan-pelan hingga menegangkan sampai akhir episode. Sehingga episode akhir dapat menghadirkan eksekusi yang memukau untuk ditonton.
Selain itu, film ini tak terasa super-hero ketika menampilkan sisi kemanusiaan yang dialami tiap para agen (terutama kehidupan Joe di keluarga). Kisahnya tak hanya tembak-tembakan tingkat tinggi, namun juga menyoroti trauma psikologi, serta ikatan emosional diantara para agen yang tergabung dalam Lioness.
Sedikit berlebihan dari serial ini adalah terlalu menggambarkan patriotisme ala Amerika dalam tiap keputusan, kebijakan, ataupun aksi di lapangan. Beberapa adegan ketika beralih ke keluarga Joe kadangkala membuat serial ini terasa membosankan. Tampilan drama keluarga Joe memang penting namun juga bisa dikatakan menganggu ketegangan dunia intelejen yang dibangun.
Secara keseluruhan, sebagai sebuah serial, Lioness tampil memukau yang memadukan ketegangan intelejen di lapangan dengan aksi-aksi memukau bagi yang menyukai genre militer dan action. Jajaran pemain top menambah nilai lebih dari serial ini. Satu hal, serial ini terasa padat dan pas dengan hanya memberikan 8 Episode tanpa drama yang berlebihan. Selain itu, kualitas aksi pertempuran setara dengan film-film layar lebar yang menggunakan tema yang sama.
Skor: 7/10 Bintang
review oleh: John Tirayoh