Bertele-tele dan Gagal Dalam Eksekusi Akhir Kisah
Tayang: Netflix
Unabomber adalah sebuah drama krimimal yang harusnya bisa dikemas menegangkan. Mengisahkan Ted Kaczynski seorang intelektual yang menjadi tokoh yang melakukan pengeboman dengan cara via paket yang dikirim kepada targetnya sejak 1978 hingga 1995.
Film dimulai dari pengeboman lewat paket kepada salah-satu korban. Apa yang dilakukan buronan bom ini begitu membuat repot FBI untuk mengungkap siapa dalang bom via paket sejak tahun 1978.
Kisah lalu flashback kepada sosok Ted saat muda namun sudah menginjak bangku kuliah. Kejeniusan Ted membuat dirinya sudah ada di Harvard meski usia masih remaja. Dirinya seorang yang tertutup, namun mendapatkan gairah ketika diajak dalam sebuah eksperimen debat seorang dosen yang juga melakukan penelitian untuk kepentingan CIA.
Sementara itu, kembali ke masa sekarang, Joan seorang agen FBI yang juga spesialis linguistik berusaha mendapatkan profil sang pembom. Joan berusaha mengungkap profil sang bomber via manifesto yang dicetak di surat kabar yang dikirimkan sang bomber. Joan akhirnya mampu menemukan sosok paling cocok terhadap tersangka (meskipun dibantu via adik sang pembom yang mencurigai saudaranya adalah pembom paket).
Sayangnya, film ini seperti mengalami kebingungan untuk premis alur cerita. Apakah Ted yang menjadi fokus utama lewat kisahnya di bangku kuliah yang bertele-tele? Ataukah sosok Joan sang FBI dalam mengungkap kasus?. Semuanya seakan berjalan tak jelas untuk disuguhkan dalam tema yang sebenarnya cukup berat ini.
Akhirnya film ini hanya menyanjikan drama tanpa ketegangan sedikitpun dalam mengarungi perjalanan penangkapan sang bomber. Bahkan sekelas Russel Crowe, tampil membosankan di tiap adegan bersama Jacob Tremblay yang memerankan Ted Muda. Shailene Woodley yang berperan sebagai Joan yang menjadi otak keberhasil FBI, tak membuat penasaran dalam penyelidikannya. Alhasil film ini berjalan datar dan saat eksekusi akhir terlihat tanpa ketegangan.
Skor: 6/10 Bintang
review oleh John Tirayoh