Ketika Bapak Memilih Jalan Lain
Putra yang merupakan seorang supir online tak terkejut ketika penumpang yang dinaiki adalah Bapak kandungnya. Dirinya lebih menunjukan ekpresi gusar, marah, tak puas kepada sang ayah.
Maklum saja, sang bapak selama 10 tahun ini membuat skenario meninggal di tengah lautan lalu meninggalkan keluarganya. Putra mengemban tugas sebagai tulang punggung keluarga untuk menghidupi Ibu dan juga saudara kandungnya.
Sang Bapak memilih jalan yang berbeda. Jalan lain dari persoalan hidup yang ada. Pertemuan dirinya dengan Putra sang anak bukanlah skenario yang direncanakan dalam hidupnya.
Kisah lalu bergulir bagaimana dialog antara Putra dan Sang Bapak. Putra dengan segudang pertanyaan. Bapak dengan berbagai argumen kenapa dirinya memilih jalan untuk mengakali kematiannya dan meninggalkan keluarga.
Film pendek karya duet sutradara Geovanno Mozzes dan Doan Fickry sebenarnya mampu menampar kita sebagai penonton akan realita kehidupan yang terjadi. Susahnya kehidupan membuat tiap orang memilih cara untuk bertahan hidup.
Skenario terasa hangat meski mungkin terasa kurang dengan beberapa momen menohok yang harusnya menjadi andalah untuk memberikan rasa empati atau rasa nyess kepada penonton.
Akting dari Julfikar Maha Putra dan Albaransyah Yusuf sebagai karakter utama terlihat cukup natural. Lagi-lagi mungkin rasanya dialog-dialog yang lebih menyentuh dan menohok harusnya lebih diungkapkan dalam 16 menit film yang ditampilkan.
Secara keseluruhan, Film Ayah Memilih Mati sebuah kisah mengenai Fatherless yang inovatif untuk menjadi sebuah karya film pendek. Parameter sederhana bahwa film pendek ini cukup baik adalah waktu 16 menit terasa cepat berlalu.
Bapak memilih Mati memberikan sebuah pesan mendalam dan tak menggurui apa yang menjadi akhir dari kisah ini. Penonton diberikan pilihan untuk menilai apakah jalan Bapak Memilih Mati adalah langkah yang menjaga keluarga atau langkah salah dalam menjaga keluarga. Selamat menonton.
Nilai: 7/10 Bintang
review oleh: John Tirayoh
Its such an honour for us, team DDD saat tau Pundit film akan meliput penayangan film independent kami.
Terimakasih atas liputan dan penilaiannya. Ini sangat berarti utk penyemangat dilangkah kedepannya.