Sebuah film Hungaria arahan Csaba Kael yang menyuguhkan kearifan lokal unik. Ada romansa menarik yang coba dituangkan di balik riuhnya hajat pernikahan. Namun justru plotnya tenggelam oleh kekuatan gambar etnografis.
Berawal dari Budapest, pertengahan 1980-an. Dua sahabat Péter (Tamás Kovács) dan András (Zsombor Kövesi) berpikir untuk menjadi anak band yang sukses. Kesempatan itu datang dengan menghadiri pernikahan sepupu András di Transylvania. Dari sana mereka coba memanfaatkan untuk mengumpulkan uang. Ternyata malah terjadi hal tak terduga.
Pesta itu merupakan perayaan tradisional dengan adat lengkap. Musik, tari, kuliner mengalir tanpa henti. Di tengah suasana riuh, mereka coba menyelundupkan barang berharga. Rencana itu melibatkan hubungan palsu antara Péter dan Kati, sepupu András.
Timbul masalah, Kati sebenarnya adalah tunangan Gyuri, seorang anak polisi yang berkuasa. Ketika hubungan Péter dan Kati menajadi serius dan saling bucin, suasana pesta pun mendadak kacau balau.
Sutradara Kael tak sekadar menghadirkan panorama pedesaan Balkan yang melenakan. Kita diajak berpesta, minum, dan menari bersama sepulang dari misa pernikahan di gereja. Ketika melihat keseruannya rasanya kita ingin hidup seribu tahun lagi.
Padahal masih ada plot thriller di balik romansa cinta pura-pura yang end upnya cinta segi tiga. Kalau sudah urusan hati apa pun bisa terjadi, mulai dari battle dance hingga kejar-kejaran antara mobil polisi Dacia dengan sedan Wartburg antik. Seru campur konyol.
Namun jika dilihat lagi, porsi musik dan tarian di sini justru malah menjadi hidangan pokok, saking dominannya. Peran editor pun menjadi penting, karena mampu menjahit kepingan gambar yang sungguh memanjakan mata. Ya, mestinya seperti ini film tentang warisan budaya dikemas.
7.5/10
review oleh: Bobby Batara
*Film ini diputar pada Festival Film Europe on Screen 4-14 Juni 2026