Karya Taylor Sheridan paling Lemah
Marshals Season 1 (2026) adalah serial televisi bertemakan western-polisi kreasi dari Spencer Hudnut dengan produser Taylor Sheridan yang menjadi spin-off dan sekuel dari serial Yellowstone (2018 – 2024) yang fenomenal. Dibintangi oleh Luke Grimes, Brecken Merrill, Mo Brings Plenty dan Gil Birmingham dari serial Yellowstone sebelumnya dengan penambahan peran Logan Marshall-Green, Arielle Kebbel, Ash Santos dan Tatanka Means. Produksi Paramount Television Studios, 101 Studios, Bosque Ranch Productions dan Linson Entertainment, distribusi oleh CBS. Serial yang berdurasi 42 menitan di setiap episode ini mulai dirilis pada 1 Maret 2026 dengan bujet 52 juta US Dollar.
Kayce Dutton (Luke Grimes) dan putranya Tate Dutton (Brecken Merill) pindah meninggalkan Dutton Ranch memulai hidup baru yang terpisah dengan sang kakak Beth Dutton (Kelly Reilly) dan Rip Wheeler (Cole Hauser) di suatu ranch luas masih di Montana, USA. Wafatnya Monica Long Duton (Kelsey Asbille), istri dari Kayce akibat kanker memukul mental Kayce sehingga ia lebih banyak sibuk berduka menenggelamkan diri di kesibukannya mengelola ranch nya yang sederhana.
Kehadiran Pete ‘Cal’ Calvin (Logan Marshall-Green)sahabat satu tim saat di Navy SEAL yang menjadi Komandan Marshal di Montana mengajak Kayce untuk bergabung ke dalam timnya cukup menggugah jiwa korsa-nya. Dengan dukungan Deputy Marshal Isabel ‘Belle’ Turek-Skinner (Arielle Kebbel), Deputy Andrea Cruz (Ash Santos) dan Deputy Miles Kittles (Tatanka Means), Kayce perlahan bisa melalui rasa dukanya dengan aktif dalam tim US Marshal memburu para penjahat di Montana yang disupport oleh politisi dari reservasi suku Broken Rock yaitu Thomas Rainwater (Gil Birmingham) dan Mo(Mo Brings Plenty) sang pengawal Rainwater.
Walau didukung oleh Bryan Tyler di musik, nampak Marshals Season 1 (2026) ini berjalan ‘lesu’ dan ‘out of concept’ dari tuturan ala Taylor Sheridan apalagi dari pakem Yellowstone. Bisa dipahami maksudnya bahwa karakter Kayce sebagai ex Navy SEAL di Yellowstone diberdayagunakan di serial ini, namun hasilnya malah seperti serial kriminal yang umum dengan tempelan ala koboy menunggang kuda.
Jika dilihat dari karya Taylor Sheridan dalam hal aksi laga/kriminal, serial Mayor of Kingstown (2021 – sekarang), Tulsa Kinga (2022 – sekarang) dan Lioness (2023 – sekarang) jauh lebih kuat baik dari penokohan, alur maupun turun naiknya konflik. Nampaknya Spencer Hudnut sebagai kreator harus membuat dinamika yang lebih menarik untuk season 2 nanti, walau pada akhir season 2 tensi sudah dinaikkan dengan adegan yang menggantung kritis, namun agak terlambat. Semoga season 2 nanti akan lebih ‘berwarna’.
Marshals season 1 (2026) tetap masih bisa dinikmati dalam hal tatanan musik, panorama alam dan drama sederhananya. Yang patut menjadi perhatian adalah Breckin Merrill yang menjadi Tate Dutton, putra dari Kayce yang perlahan terbentuk karakternya sejak dari over protektif sang ayah menjadi ikut menjadi ‘pahlawan’ keluarga. Sayang Logan Marshall-Greenkurang memaksimalkan perannya yang nampak ‘menggantung’ padahal berakting bagus di The Invitation (2015) dan Upgrade (2018). Ditunggu Marshals Season 2 nya kelak.
Skor: 6/10 Bintang
review oleh: Teguh Firsianto