Pertempuran Terlupakan: Pasukan Irlandia di Jadotville
Film ini mengangkat kisah nyata tentang pasukan PBB dari Irlandia yang ditugaskan di Kongo saat negara tersebut dilanda perang. Setelah memperoleh kemerdekaan dari Belgia pada tahun 1960, Kongo segera terjerumus ke dalam perang saudara.
Perdana Menteri pertama Kongo, Patrice Lumumba, berjiwa nasionalis dan ingin menjaga agar sumber daya alam negaranya tidak dieksploitasi oleh kekuatan Barat. Namun, wilayah Katanga yang kaya mineral berusaha memisahkan diri, dipimpin oleh Moïse Tshombe, yang dianggap menjadi kaki tangan perusahaan asing dalam pengelolaan sumber daya. Deklarasi pemisahan ini memicu krisis yang memaksa PBB turun tangan untuk menjaga perdamaian.
Pasukan Irlandia, di bawah komando Patrick Quinlan, ditempatkan di persimpangan strategis Jadotville, yang kemudian menjadi target serangan tentara bayaran Katanga. Meski jumlah dan perlengkapan mereka kalah jauh, Quinlan dan pasukannya bertahan dengan gagah berani, mempertahankan posisi mereka selama pengepungan yang menegangkan.
Film ini juga berfungsi sebagai klarifikasi sejarah di Irlandia, menyoroti nasib 155 serdadu Irlandia yang terpaksa menghadapi ribuan tentara bayaran Katanga. Perspektif pasca-kejadian sebelumnya sering menilai pasukan Quinlan kurang gigih, namun film ini menunjukkan bahwa setiap keputusan yang diambilnya sangat masuk akal mengingat kondisi kritis pengepungan.
Dengan arahan sutradara Richie Smyth, kronologi peristiwa digambarkan secara rinci: sekelompok prajurit terkurung di kota kecil, jauh dari tanah air, dikirim untuk menjaga perdamaian, namun justru menghadapi pengkhianatan politik, ambisi, dan keserakahan pihak lain.
Film ini tidak hanya menampilkan keberanian dan pengorbanan pasukan Irlandia, tetapi juga menyoroti dinamika politik yang merusak misi kemanusiaan, sekaligus perjuangan heroik mereka mempertahankan nilai-nilai perdamaian.
SKOR: 7.5/10 Bintang
Ulasan film oleh: John Tirayoh