Ketika layar film nasional seringkali dominan dengan horor dan drama, maka kali ini rumah produksi Panen Entertainment ini mencoba berani menghadirkan kisah balutan aksi petualangan dan juga mengangkat tema persahabatan.
Penulis skenario Dedey Natalia dan sutradara Franklin Darmadi, berani menyuguhkan sebuah kisah petulangan sekelompok remaja yang berhadapan dengan kelompok mafia narkoba untuk diangkat ke layar lebar. Hal ini tentu perlu di apresiasi karena tidak bermain di zona aman film nasional yang biasanya mengambil tema horor atau drama religi yang mempunyai basis penonton kuat.
Film ini berkisah Empat sahabat karib, Kirana (Princesza Leticia), Hanna (Bebe Gracia), Gerald (Axandro), dan Bagas (Aradhana Rahadi), berangkat untuk melakukan survei lokasi kegiatan Jambore. Bersama Pak Wira guru mereka yang disiplin, dimulailah perjalanan dengan penuh semangat. Namun suasana ceria berubah menjadi mimpi buruk ketika Bagas, yang belakangan berperilaku aneh, menghilang secara misterius setibanya mereka di desa lokasi perkemahan. Satu-satunya petunjuk adalah potongan kembang gula kesukaan Bagas. Dari sini mereka berempat mencoba mencari kemana hilangnya teman mereka itu dengan mengikuti pahitnya jejak si kembang gula.
Film ini mencoba memberikan kisah perjuangan para anak-anak yang beranjak remaja untuk melawan para mafia narkoba. Mengajarkan bagaimana kekompakan para lima sahabat bekerja-sama dengan berani untuk melawan penjahat. Tentunya dengan kekuatan persahabatan menjadi roh dalam film ini.
Rencananya film ini akan tayang pada 6 Agustus 2026 mendatang di seluruh bioskop-bioskop yang ada di tanah air.