ET yang MembumiĀ
Sineas Bayu Skak masih konsisten dengan ciri khasnya: meramu drama komedi dalam bahasa daerah. Setelah banyak bikin film berbahasa Jawa, kini ia mencoba bahasa Madura lewat āFoufoā. Mayoritas aktornya penutur asli bahasa Madura agar dialognya terdengar alami dengan komika Tretan Muslim dipasang sebagai sosok sentral.
Ceritanya dikemas dalam balutan fiksi ilmiah atau sci-fi, tetapi tetap bertumpu pada drama keluarga. Bermula ketika ada UFO jatuh di Surabaya. Muslim dan rekannya yang sedang berburu besi rongsokan menemukan pesawat itu dengan alien di dalamnya. Makhluk itu mereka bawa pulang dan diberi nama Foufo.
Di tengah heboh itu, Muslim sedang kepepet urusan ekonomi. Ia sedang mencari biaya agar sang ibu bisa berangkat haji. Kehadiran Foufo perlahan mengubah keadaan. Berbekal teknologi canggih, alien itu menjadi solusi aneka masalah keluarga Muslim sekaligus membuka harapan bagi impian sang ibu. Sayangnya harapan itu tak bertahan lama, Foufo harus kembali ke pesawat induknya.
Bayu Skak tak sekadar menjual komedi dengan kultur Madura. Di balik humornya, tersimpan kisah tentang bakti seorang anak kepada ibu dan kepedulian terhadap makhluk yang liyan. Tema itu membuat unsur sci-finya terasa membumi, ya seperti Foufo.
Alih-alih mengandalkan efek visual megah atau ancaman invasi alien, Bayu menjadikan kehadiran Foufo sebagai pintu masuk untuk mengangkat persoalan lokal yang dibungkus budaya Madura dan konflik keluarga. Pendekatan ini memberi warna baru bagi genre fiksi ilmiah Indonesia.
Namun, pilihan itu juga membawa konsekuensi. Elemen sci-finya menjadi sekadar bumbu ketimbang motor cerita. Foufo hanya berfungsi sebagai katalis konflik keluarga, bukan misteri yang digarap lebih. Tak usah berharap ada elemen petualangan sci-fi yang mendebarkan ala filmnya Steven Spielberg deh. Bukan, Foufo bukan itu.
Foufo punya pesan moral, bahwa fiksi ilmiah dapat menjadi medium dalam merayakan identitas budaya daerah tanpa kehilangan sentuhan emosional. Tak mengapa sci-finya belum maksimal, namun tetap memberikan tontonan hangat, jenaka, dan relate.
Skor: 7.5/10
review oleh: Bobby Batara