Menyelami Konflik Batin dan Dilema Moral Sang Serdadu
Tayang: Prime Video
Bagi penonton setia serial The Terminal List Musim I, tentunya Musim Dark Wolf terasa istimewa karena serial ini berjalan mundur ke belakang sebelum kisah di musim pertama dan kedua The Terminal List.
Serial ini menyoroti Ben Edwards (Taylor Kitsch) yang kala itu masih menjadi pasukan khusus dalam misi melawan ISIS pada tahun 2015 di pinggiran kota Mosul. Beberapa keputusan atasan atas campur tangan CIA, membuat Ben kecewa dan membuatnya justru harus meninggalkan pasukan yang dicintainya.
Kisah lalu bergulir bagaimana Ben dan Raife Hastings (Tom Cooper) meninggalkan Timur Tengah dan bertemu dengan salah-satu tokoh CIA bernama Jed Haverford (Robert Wisdom). Singkat kata Jed menawarkan tawaran yang tak bisa ditolak oleh Ben dan Raife. Misi untuk melenyapkan seorang target teroris yang berhadapan dengan mereka saat tugas masih di Irak.
Sebuah operasi gabungan antara CIA dan Mossad terjadi untuk melenyapkan target. Kisah lalu bergulir penuh ketegangan, aksi di tiap episode, hingga pada akhirnya antara moral dan kepentingan politik pada akhirnya dialami Ben Cs ketika melaksanakan misi.
Misi tak hanya hitam putih melenyapkan teroris sebagai ancaman. Namun konspirasi, kepentingan banyak negara, hingga kehilangan seseorang terjadi selama 7 episode yang diberikan.
Dibandingkan dengan The Terminal List musim sebelumnya, Dark Wolf tampil lebih cepat, tak membosankan, serta penuh adegan laga. Bisa dikatakan Dark Wolf setara dengan Lioness yang juga serial yang hampir mirip-mirip untuk premis cerita.
Taylor Kitsch tampil meyakinkan memerankan tokoh Ben. Pemeran pendukung juga mampu menjadi pondasi kuat mendampingi Taylor Kitsch. Hal ini menambah lebih dari nilai serial Dark Wolf.
Meski klise, namun serial ini mampu membuat kompas moral yang cukup penting dalam tiap aksi Ben di dunia yang begitu kejam dan penuh konspirasi. Konflik batin yang dibangun dari episode ke episode berjalan mulus dan membuat penonton mampu mengerti dari maksud serial ini.
Secara keseluruhan, serial ini dapat dikatakan lebih baik dibandingkan serial utama dari The Terminal List yang sudah lebih dahulu tayang. Adegan berjalan pas dan tak lamban. Ini tentu membuat penonton tak bosan. Terlebih karakter Ben dan Raife sebagai sahabat mampu memberikan chemistry yang mumpuni.
Skor: 7.5/10 Bintang
review oleh: Jonathan Ricky