Pesawat Jatuh, Hiu Mengintai, Terkoyak Sejak Awal
Bagaimana rasanya terjebak di tengah Samudra Pasifik setelah pesawat yang ditumpangi jatuh, sementara sekawanan hiu menunggu di bawah permukaan air? Situasi itulah yang menjadi teror utama dalam Deep Water (2026).
Disutradarai Renny Harlin, Deep Water menghadirkan Aaron Eckhart, Ben Kingsley, Angus Sampson, Molly Belle Wright, dan Kelly Gale dalam sebuah film survival thriller yang memadukan kecelakaan pesawat dengan ancaman predator laut.
Jika biasanya film sejenis ini berkonsentrasi pada teror sekelompok hiu saja, maka tidak dengan film ini. Penggambaran emosi menguras relung hati setiap manusia disajikan sebagai pembuka. Dimana proses detil penyebab pecahnya pesawat yang perlahan menjadi serpihan di atas udara diceritakan secara detil. Tidak serta merta tiba-tiba mesin terbakar, lalu jatuh. Tidak.
Sutradara dan tim kameramen sepertinya memiliki chemistry cukup kuat. Terbukti sejak awal para penonton berhasil dibawa ikut menangis, panik, lalu masih harus melihat satu persatu orang disampingnya terkoyak dan terlempar keluar pesawat.
Kekuatan Deep Water ada pada konsep sederhananya. Film tidak membutuhkan banyak lokasi untuk menciptakan ketegangan. Laut yang luas justru menjadi arena survival yang membuat karakter terasa semakin tidak berdaya.
Beberapa adegan ketika karakter harus menyelam atau berpindah dari satu bagian pesawat ke bagian lainnya cukup berhasil membuat penonton ikut waswas. Hiu juga tidak selalu langsung diperlihatkan. Bayangan di bawah air dan gerakan permukaan laut justru menjadi sumber ketakutan tersendiri.
Sayangnya, formula tersebut lama-kelamaan terasa familiar. Penonton yang sudah terbiasa dengan film seperti The Shallows atau 47 Meters Down mungkin bisa menebak pola terornya.
Aaron Eckhart dan Ben Kingsley menjadi salah satu daya tarik utama. Keduanya membantu membuat film tetap menarik ketika hiu sedang tidak menyerang.
Namun, karena mungkin ingin membangun ikatan antar pemain, justru pengembangan karakter pendukung terasa cukup tipis. Film lebih memilih bergerak cepat menuju adegan survival dibanding menggali hubungan dan latar belakang setiap tokoh.
Deep Water (2026) memang bukan film hiu yang menawarkan formula baru. Namun, film ini cukup berhasil memberikan hiburan bagi pencinta survival thriller. Konsepnya sederhana, ritmenya relatif cepat, dan beberapa adegannya mampu membuat penonton ikut menahan napas.
Skor: 7/10 Bintang
Penulis: K. Prabaningrum